Simpul Jaringan

Informasi Geospasial Kabupaten Bantul

Penyelenggaraan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Kabupaten Bantul didukung oleh teknologi perangkat lunak dan perangkat keras untuk mendukung kegiatan pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, dan penyajian data geospasial.

Pada aspek perangkat lunak, seluruh Unit Produksi/Produsen Data memanfaatkan Quantum GIS (QGIS) sebagai perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG). QGIS dipilih karena bersifat open source, mudah diakses, dan mampu mendukung pengelolaan data geospasial vektor maupun raster secara efektif.

Pada aspek perangkat keras, kegiatan pengumpulan data geospasial didukung oleh berbagai peralatan survei yang digunakan sesuai kebutuhan perangkat daerah, antara lain GPS Handheld, Total Station, Distometer, Waterpass, dan UAV/Drone. Untuk menjaga keandalan dan akurasi hasil pengukuran, peralatan tersebut dilakukan pemeliharaan dan pemeriksaan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengelolaan Informasi Geospasial di Kabupaten Bantul didukung oleh infrastruktur yang memenuhi standar keamanan informasi melalui Data Center bersertifikasi ISO 27001:2022. Selain itu, Metadata Spasial disusun sesuai SNI 8843:2019/ISO 19115 untuk menjamin keterpaduan dan kemudahan pertukaran data, serta data geospasial dan informasi geospasial dilengkapi dengan Katalog Unsur Geografi Indonesia (KUGI) guna mendukung standardisasi dan interoperabilitas data geospasial.

Penyelenggaraan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Kabupaten Bantul didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) ASN maupun Non ASN dengan latar belakang pendidikan bidang Informasi Geospasial dan sejenisnya meliputi Geografi, Geodesi, Geomatika, Perencanaan Wilayah, Sistem Informasi, Informatika serta Kebumian Lainnya (Kelautan/Pertanian/Geologi/dan lain-lain) pada Unit Produksi/Produsen Data di Kabupaten Bantul