Jumlah Kerugian Akibat Bencana menurut Kapanewon

Badan Penanggulangan Bencana Daerah


Tahun
EXCELGRAFIK
Kode Nama Data Satuan 2024 2025 2026
1.05.0309
Jumlah Kerugian Akibat Bencana menurut Kapanewon
Rupiah 5.021.920.000,00 9.990.100.000,00 n/a
1.05.0309.001
Srandakan
Rupiah 33.000.000,00 1.502.000.000,00 n/a
1.05.0309.002
Sanden
Rupiah 28.700.000,00 3.100.000,00 n/a
1.05.0309.003
Kretek
Rupiah 476.900.000,00 7.200.000,00 n/a
1.05.0309.004
Pundong
Rupiah 384.000.000,00 40.500.000,00 n/a
1.05.0309.005
Bambanglipuro
Rupiah 27.880.000,00 16.500.000,00 n/a
1.05.0309.006
Pandak
Rupiah 49.125.000,00 5.150.000,00 n/a
1.05.0309.007
Bantul
Rupiah 173.460.000,00 179.200.000,00 n/a
1.05.0309.008
Jetis
Rupiah 596.855.000,00 80.600.000,00 n/a
1.05.0309.009
Imogiri
Rupiah 379.550.000,00 1.838.250.000,00 n/a
1.05.0309.010
Dlingo
Rupiah 557.700.000,00 641.700.000,00 n/a
1.05.0309.011
Pleret
Rupiah 449.900.000,00 603.700.000,00 n/a
1.05.0309.012
Piyungan
Rupiah 225.300.000,00 170.100.000,00 n/a
1.05.0309.013
Banguntapan
Rupiah 553.700.000,00 754.000.000,00 n/a
1.05.0309.014
Sewon
Rupiah 357.300.000,00 354.700.000,00 n/a
1.05.0309.015
Kasihan
Rupiah 437.000.000,00 2.881.500.000,00 n/a
1.05.0309.016
Pajangan
Rupiah 40.850.000,00 210.700.000,00 n/a
1.05.0309.017
Sedayu
Rupiah 250.700.000,00 701.200.000,00 n/a
Unduh Metadata
No Nama Variabel Alias Konsep Definisi Referensi Pemilihan Referensi Waktu Tipe Data Klasifikasi Aturan Validasi Kalimat Pertanyaan Dapat di Akses publik
1 Srandakan 1.05.0309.001 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Srandakan Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Srandakan. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Srandakan Ya
2 Sanden 1.05.0309.002 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Sanden Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Sanden. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Sanden Ya
3 Kretek 1.05.0309.003 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Kretek Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Kretek. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Kretek Ya
4 Pundong 1.05.0309.004 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Pundong Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Pundong. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Pundong Ya
5 Bambanglipuro 1.05.0309.005 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Bambanglipuro Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Bambanglipuro. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Bambanglipuro Ya
6 Pandak 1.05.0309.006 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Pandak Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Pandak. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Pandak Ya
7 Bantul 1.05.0309.007 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Bantul Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Bantul. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Bantul Ya
8 Jetis 1.05.0309.008 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Jetis Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Jetis. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Jetis Ya
9 Imogiri 1.05.0309.009 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Imogiri Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Imogiri. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Imogiri Ya
10 Dlingo 1.05.0309.010 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Dlingo Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Dlingo. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Dlingo Ya
11 Pleret 1.05.0309.011 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Pleret Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Pleret. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Pleret Ya
12 Piyungan 1.05.0309.012 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Piyungan Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Piyungan. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Piyungan Ya
13 Banguntapan 1.05.0309.013 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Banguntapan Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Banguntapan. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Banguntapan Ya
14 Sewon 1.05.0309.014 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Sewon Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Sewon. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Sewon Ya
15 Kasihan 1.05.0309.015 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Kasihan Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Kasihan. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Kasihan Ya
16 Pajangan 1.05.0309.016 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Pajangan Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Pajangan. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Pajangan Ya
17 Sedayu 1.05.0309.017 Kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Sedayu Jumlah kerugian akibat bencana (gempa bumi, longsor, banjir, gelombang ekstrim dan abrasi, kekeringan, cuaca ekstrim, tsunami, kebakaran serta epidemi dan wabah penyakit) di wilayah Kapanewon Sedayu. Angka yang tertera merupakan perhitungan otomatis oleh sistem. Undang Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana 2026 float - Diisi sistem Sedayu Ya

Metadata Kegiatan

ID: 62525

Judul Kegiatan :

Kompilasi Data Statistik Sektoral Kabupaten Bantul

Tahun:

2024

Cara Pengumpulan Data:

Kompilasi Produk Administrasi

Sektor Kegiatan:

Teknologi Informasi dan Komunikasi


I. Penyelenggara

1.1. Instansi Penyelenggara:

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul

1.2. Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara:

JL. Robert Wolter Monginsidi, Kurahan, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55711

Telepon:

0274367509

Faksmile:

-

Email:

diskominfo@bantulkab.go.id


II. Penanggung Jawab

2.1. Unit Eselon Penanggung Jawab:

Eselon 1:

-

Eselon 2:

Bobot Ariffi' Aidin, S.T., M.T.

2.2. Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3):

Nama:

Sri Mulyani, S S T P, M. Eng

Jabatan:

Kepala Bidang Tata Kelola e-Government, Aplikasi Informatika dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul

Alamat:

Jl. Robert Wolter Monginsidi, Kurahan, Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55711

Telepon:

0274367509

Faksmile:

-

Email:

diskominfo@bantulkab.go.id


III. Perencanaan dan Persiapan

3.1. Latar Belakang Kegiatan:

Dalam rangka mendukung pelaksanaan kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Bantul berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola data yang terpadu, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pelaksanaan kebijakan ini diatur dalam Peraturan Bupati Bantul Nomor 21 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Satu Data, yang menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam penyelenggaraan data sektoral di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul. Masing-masing perangkat daerah memproduksi data sesuai dengan urusan masing-masing, melakukan pendataan sesuai dengan daftar data yang telah disepakati dalam Forum Satu Data. Data yang diproduksi dan telah dimutakhirkan berkala dipublikasikan melalui portal Sedata Sebantul. Data yang diproduksi perangkat daerah dan disampaikan melalui Sedata Sebantul menjadi data acuan dalam pengambilan kebijakan. Pemanfaatan data yang diproduksi dapat dimanfaatkan secara terbuka dengan berbagai format sesuai kebutuhan. Setiap urusan dalam penyelenggaraan pemerintahan perlu menyampaikan data sesuai urusannya sebagai salah satu bentuk akuntabilitas dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul memiliki peran strategis sebagai pengampu urusan pemerintahan bidang komunikasi dan informatika, statistik, dan persandian, sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bantul, yang telah diubah terakhir dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2021. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul juga sebagai Walidata dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Kabupaten Bantul, bertanggung jawab dalam pengelolaan portal Sedata Sebantul serta memastikan keterpaduan, interoperabilitas, dan kualitas data yang disajikan. Sebagai bagian dari pelaksanaan peran tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Kompilasi Data Statistik Sektoral Kabupaten Bantul. Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun, memverifikasi, dan mengonsolidasikan data statistik sektoral dari seluruh produsen data Kabupaten Bantul termasuk seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul. Melalui kegiatan ini, diharapkan tersedianya data statistik sektoral yang valid, mutakhir, dan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi antarperangkat daerah serta mendukung terwujudnya tata kelola data yang sesuai dengan prinsip-prinsip Satu Data Indonesia di Kabupaten Bantul.

3.2. Tujuan Kegiatan:

1. Mengumpulkan data sektoral Kabupaten Bantul, 2. Memenuhi kebutuhan data dari berbagai pengguna data, dan 3. Mendukung implementasi Satu Data Indonesia.

3.3. Rencana Jadwal Kegiatan:

Tanggal Mulai Tanggal Selesai
A. Perencanaan
1. Perencanaan Kegiatan 15 December 2023 29 December 2023
2. Desain 2 January 2024 4 January 2024
B. Pengumpulan
3. Pengumpulan Data 5 January 2024 16 December 2024
C. Pemeriksaan
4. Pengelolaan data 16 January 2024 26 December 2024
D. Penyebarluasan
5. Analisis 16 January 2024 26 December 2024
6. Diseminasi Hasil 27 January 2025 28 January 2025
7. Evaluasi 29 January 2025 31 January 2025

3.4. Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan:

No Nama Variabel (Kharakteristik) Konsep Definisi Referensi Waktu (periode Enumerasi)
1 Jenis Kelamin Jenis Kelamin Perbedaan antara perempuan dengan laki-laki secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu. Jenis kelamin terbagi atas perempuan dan laki-laki. 2024
2 Tingkat Pendidikan Tingkat Pendidikan Tingkat pendidikan yang dicapai seseorang setelah mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi pada jenjang pendidikan tertinggi yang diikutinya dengan mendapatkan tanda tamat sekolah (ijazah). 2024
3 Agama Agama Ragam sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta manusia dan lingkungannya. 2024
4 Penduduk Penduduk Banyaknya orang yang mendiami suatu wilayah. 2024
5 Jenis Lapangan Usaha Jenis Lapangan Usaha Penggolongan bidang kegiatan suatu usaha/pekerjaan atau tempat seseorang bekerja 2024
6 Kapanewon Kapanewon Sebutan kecamatan di wilayah DIY yang merupakan bagian wilayah dari daerah Kabupaten/Kota. 2024
7 Kalurahan Kalurahan Sebutan desa di wilayah DIY yang merupakan kesatuan masyarakat hukum yang terdiri atas gabungan beberapa padukuhan yang mempunyai batas-batas wilayah tertentu dan harta kekayaan sendiri, berkedudukan langsung di bawah Kapanewon. 2024
8 Jumlah peristiwa kejahatan Peristiwa kejahatan Banyaknya kejadian tindak pidana yang dilaporkan atau tercatat oleh aparat penegak hukum dalam suatu wilayah dan periode waktu tertentu 2024
9 Jumlah Tenaga Kerja Terdata Pekerja Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat 2024
10 Jabatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) PPPK Sekelompok jabatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada instansi pemerintah 2024
11 Realisasi Investasi PMDN Realisasi Investasi Realisasi Investasi Penanam Modal Dalam Negeri 2024
12 Realisasi Investasi PMA Realisasi Investasi Realisasi Investasi Penanam Modal Asing 2024
13 Perangkat Daerah Perangkat Daerah Unsur pembantu Bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten dalam penyelenggaraan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah. 2024
14 Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jabatan Sekelompok jabatan pada instansi pemerintah. 2024
15 Jenis Pekerjaan Pekerjaan Utama jenis-jenis pencaharian; yang dijadikan pokok penghidupan; sesuatu yang dilakukan untuk mendapat nafkah. 2024
16 Sistem Data Sistem Data Program aplikasi yang berinteraksi dengan basis data 2024
17 Data Geospasial Data Geospasial Data tentang lokasi geografis, dimensi/ukuran, karakteristik objek alam dan/atau buatan manusia yang berada di bawah, pada atau di atas permukaan bumi 2024
18 Kegiatan Statistik Kegiatan Statistik Serangkaian proses sebagai upaya penyediaan dan penyebarluasan data 2024
19 Metadata Metadata Informasi dalam bentuk struktur dan format yang baku untuk menggambarkan data, menjelaskan data, serta memudahkan pencarian, penggunaan, dan pengelolaan informasi data 2024
20 Daftar Data Daftar Data Kumpulan data yang disepakati 2024
21 Keterisian Data Keterisian Data Jumlah data terisi dibagi dengan jumlah seluruh data pada daftar data masing-masing dikali dengan 100 2024
22 Instansi Pemerintah Instansi Pemerintah, Instansi Pusat, Instansi Daerah Instansi Pemerintah adalah kementerian, lembaga, badan lain yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan baik di pusat maupun di daerah, atau pemerintah daerah yang fungsi dan tugasnya berkaitan dengan penyelenggaraan negara. 2024

IV. Desain Kegiatan

Diisi jika cara pengumpulan data adalah Survei

4.1. Kegiatan Ini Dilakukan:

BERULANG

4.2. Frekuensi Penyelenggaraan:

TAHUNAN

4.3. Tipe Pengumpulan Data:

LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL

4.4. Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:

SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA

4.5. Wilayah Kegiatan:

No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1 DI YOGYAKARTA BANTUL

4. Metode Pengumpulan Data:

Pengumpulan data sekunder

4.7. Sarana Pengumpulan Data:

CAWI

4.8. Unit Pengumpulan Data:

Lainnya : Perangkat daerah, kapanewon, instansi vertikal/BUMN/BUMD/Otoritas dan kalurahan


V. Desain Sampel

5.1. Jenis Rancangan Sampel:

5.2. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir:

5.3. Metode Yang Digunakan:

5.4. Kerangka Sampel Tahap Terakhir:

-

5.5. Fraksi Sampel Keseluruhan:

-

5.6. Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama:

-

5.7. Unit Sampel:

-

5.8. Unit Observasi:

-


VI. Pengumpulan Data

6.1. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)?

Tidak

6.2. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data:

Supervisi

6.3. Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon?

Tidak

6.4. Petugas Pengumpulan Data:

STAF_INSTANSI_PENYELENGGARA_DAN_MITRA_ATAU_TENAGA_KONTRAK

6.5. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data:

DIPLOMA_I_ATAU_II_ATAU_III

6.6. Jumlah Petugas:

Supervisor/penyelia/pengawas : 7 orang
Pengumpul data/enumerator : 157 orang

6.7. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas?

Ya


VII. Pengolahan Dan Analisis

7.1. Tahapan Pengolahan Data:

Penyuntingan (Editing) : Tidak
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Ya
Penyahihan (Validasi) : Ya

7.2. Metode Analisis:

DESKRIPTIF

7.3. Unit Analisis:

Lainnya : Perangkat daerah, kapanewon, instansi vertikal/BUMN/BUMD/Otoritas dan kalurahan

7.4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis:

Kabupaten/Kota


VIII. Diseminasi Hasil

8.1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum

Tercetak (Hardcopy) : Tidak
Digital (Softcopy) : Ya
Data Mikro : Tidak

8.2. Rencana Rilis Produk Kegiatan

Jenis Produk Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) -
Digital (Softcopy) 27 January 2025
Data Mikro -

Masukan Pengguna

Pekerjaan*

Tujuan Penggunaan*

Captcha wajib di isi

Visualisasi